Kembali ke Beranda
Sukses Jalankan Entrepreneurship Based Internship (EBI), Mahasiswa Ekonomi Syariah FEBI INAMIS Serahkan Bagi Hasil Mudharabah

berita 14 Juli 2026

Sukses Jalankan Entrepreneurship Based Internship (EBI), Mahasiswa Ekonomi Syariah FEBI INAMIS Serahkan Bagi Hasil Mudharabah

Lamongan - Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) INAMIS sukses menyelenggarakan penyerahan pengembalian modal usaha sekaligus bagi hasil dari para mahasiswa peserta Entrepreneurship Based Internship (EBI) pada 14 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi puncak dari pelaksanaan magang kewirausahaan yang secara nyata mengimplementasikan praktik akad mudharabah.Dalam program ini, fakultas mengambil peran sebagai shahibul maal (pemilik modal), sementara mahasiswa bertindak sebagai mudharib (pengelola usaha). Setelah sebulan penuh terjun langsung menjalankan bisnis, para mahasiswa memaparkan laporan pertanggungjawaban secara komprehensif. Laporan tersebut mencakup perkembangan bisnis, omzet penjualan, laba usaha, hingga rincian pembagian keuntungan sesuai nisbah yang disepakati di awal akad.Prosesi penyerahan simbolis ini bukan sekadar pemenuhan tugas akademik, melainkan pembuktian komitmen mahasiswa dalam memegang teguh prinsip amanah, transparansi, dan akuntabilitas dalam mengelola usaha syariah. Dekan FEBI INAMIS turut hadir dan memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi, kreativitas, serta tanggung jawab yang telah ditunjukkan para peserta.Ke depannya, Entrepreneurship Based Internship (EBI) diharapkan terus dipertahankan sebagai salah satu program unggulan Prodi Ekonomi Syariah. Melalui EBI, mahasiswa tidak hanya dibekali teori, tetapi langsung merasakan dinamika pengelolaan bisnis riil, manajemen keuangan, serta penerapan etika bisnis Islam, sehingga siap menjadi lulusan yang berjiwa entrepreneur dan profesional.

Workshop Penyusunan Kurikulum dan RPS Berbasis OBE Institut Alif Muhammad Imam Syafi’i (INAMIS)

berita 11 Juli 2026

Workshop Penyusunan Kurikulum dan RPS Berbasis OBE Institut Alif Muhammad Imam Syafi’i (INAMIS)

Lamongan, 11 Juli 2026 – Dalam rangka meningkatkan mutu akademik dan memperkuat implementasi kurikulum berbasis capaian pembelajaran, Institut Alif Muhammad Imam Syafi’i (INAMIS) menyelenggarakan Workshop Penyusunan Kurikulum dan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis Outcome-Based Education (OBE) pada Sabtu, 11 Juli 2026.Kegiatan ini menghadirkan narasumber utama, Prof. Ir. Syamsul Arifin, M.T., yang dikenal sebagai pakar dalam pengembangan kurikulum dan sistem pembelajaran berbasis OBE. Workshop ini diikuti oleh seluruh dosen serta civitas akademika INAMIS sebagai bagian dari komitmen institusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi.Dalam paparannya, narasumber menekankan bahwa pendekatan Outcome-Based Education (OBE) berfokus pada capaian pembelajaran lulusan (learning outcomes) yang terukur dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja serta perkembangan zaman. Pendekatan ini menuntut penyelarasan antara capaian pembelajaran, materi perkuliahan, metode pembelajaran, serta sistem evaluasi. Hal ini sejalan dengan praktik di berbagai perguruan tinggi yang menjadikan OBE sebagai strategi utama peningkatan mutu akademik.Workshop berlangsung secara interaktif dengan beberapa sesi utama, antara lain:Penguatan konsep dasar kurikulum berbasis OBEPenyusunan dan penyelarasan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL)Teknik penyusunan RPS berbasis OBEPraktik langsung penyusunan RPS oleh dosenPeserta tampak antusias mengikuti kegiatan, terutama pada sesi praktik dan diskusi, di mana dosen secara langsung menyusun dan merevisi RPS sesuai dengan standar OBE. Kegiatan semacam ini terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi dosen dalam merancang pembelajaran yang terarah dan terukur.Pihak penyelenggara menyampaikan bahwa workshop ini merupakan langkah strategis dalam mendukung peningkatan kualitas lulusan INAMIS agar lebih kompeten, adaptif, dan berdaya saing. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya persiapan akreditasi dan penguatan sistem penjaminan mutu internal.Dengan terselenggaranya workshop ini, diharapkan seluruh program studi di lingkungan INAMIS mampu menghasilkan dokumen kurikulum dan RPS yang berkualitas, terstandar, serta selaras dengan kebutuhan stakeholder dan perkembangan global pendidikan tinggi.

Mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah Ikuti Ujian Hasil Magang sebagai Tahap Akhir Evaluasi Program

berita 7 Juli 2026

Mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah Ikuti Ujian Hasil Magang sebagai Tahap Akhir Evaluasi Program

Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) INAMIS menyelenggarakan Ujian Hasil Magang pada 7 Juli 2026 sebagai tahapan akhir evaluasi bagi mahasiswa yang telah menyelesaikan Professional Internship Program (PIP) dan Entrepreneurship Based Internship (EBI). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta magang dengan didampingi oleh dosen penguji dan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) sebagai bentuk penilaian terhadap capaian pembelajaran, kompetensi profesional, serta pengalaman mahasiswa selama menjalankan program magang.Dalam pelaksanaan ujian, setiap mahasiswa mempresentasikan laporan hasil magang yang memuat profil instansi atau usaha, uraian kegiatan yang telah dilaksanakan, capaian kompetensi, permasalahan yang dihadapi, solusi yang diterapkan, serta refleksi terhadap pengalaman selama magang. Mahasiswa peserta Professional Internship Program (PIP) memaparkan pengalaman praktik di lembaga keuangan syariah, sedangkan peserta Entrepreneurship Based Internship (EBI) mempresentasikan proses perencanaan bisnis, pelaksanaan usaha, pengelolaan keuangan, hingga hasil usaha yang diperoleh selama program berlangsung.Dosen penguji bersama Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) memberikan evaluasi melalui sesi tanya jawab untuk mengukur kemampuan mahasiswa dalam mengintegrasikan teori yang diperoleh selama perkuliahan dengan praktik di lapangan. Aspek yang dinilai meliputi penguasaan materi, kemampuan analisis, kualitas laporan, keterampilan presentasi, kemampuan komunikasi, penyelesaian masalah, serta penerapan nilai-nilai ekonomi syariah dalam dunia kerja maupun dunia usaha.Ketua Program Studi Ekonomi Syariah menyampaikan bahwa ujian hasil magang merupakan bagian penting dari proses pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) yang bertujuan memastikan mahasiswa telah mencapai kompetensi yang ditetapkan dalam kurikulum. Selain menjadi sarana evaluasi akademik, kegiatan ini juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk berbagi pengalaman dan pembelajaran yang diperoleh selama menjalani magang.Melalui pelaksanaan ujian hasil magang Program Studi Ekonomi Syariah berharap mahasiswa semakin siap memasuki dunia kerja maupun dunia usaha, memiliki kompetensi profesional yang kuat, serta mampu menjadi lulusan yang adaptif, berintegritas, dan berdaya saing dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai ekonomi syariah dan etika profesi.

Tutup Rangkaian PIP, Prodi Ekonomi Syariah FEBI INAMIS Serahkan Apresiasi kepada Bank Syariah Indonesia

berita 30 Juni 2026

Tutup Rangkaian PIP, Prodi Ekonomi Syariah FEBI INAMIS Serahkan Apresiasi kepada Bank Syariah Indonesia

Lamongan - Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) INAMIS resmi mengakhiri rangkaian Professional Internship Program (PIP) yang telah berlangsung selama satu bulan di Bank Syariah Indonesia (BSI). Sebagai bentuk apresiasi atas bimbingan dan kerja sama yang terjalin, kegiatan penutupan ini ditandai dengan penyerahan vandel kenangan kepada pihak BSI pada 30 Juni 2026.Rangkaian penutupan diawali dengan ujian akhir magang yang diselenggarakan secara langsung oleh pihak BSI. Dalam evaluasi tersebut, mahasiswa diuji secara komprehensif meliputi pemahaman operasional perbankan syariah, penguasaan produk dan layanan BSI, penerapan prinsip-prinsip syariah, hingga etika profesional di dunia kerja. Ujian ini menjadi tolok ukur atas transformasi ilmu dan pengalaman yang didapatkan mahasiswa selama menjalani masa magang.Setelah sesi evaluasi selesai, acara dilanjutkan dengan prosesi penyerahan penghargaan serta sesi ramah tamah yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Pihak BSI turut memberikan pesan, kesan, serta motivasi kepada para mahasiswa agar siap menghadapi dunia profesional.Melalui momentum pelepasan ini, FEBI INAMIS berharap pengalaman interaktif di BSI dapat menjadi bekal berharga bagi mahasiswa untuk membangun kompetensi, integritas, dan kesiapan karier di industri perbankan syariah. Selain itu, sinergi strategis antara kampus dan BSI diharapkan dapat terus berlanjut dalam berbagai program akademik maupun pengembangan sumber daya manusia ke depannya.

Seminar Sumber Daya Santri Segmen 2: “Mindset Entrepreneur dan Investor Era Baru”

kampus 23 Mei 2026

Seminar Sumber Daya Santri Segmen 2: “Mindset Entrepreneur dan Investor Era Baru”

Program Studi Ekonomi Syariah bersama panitia kegiatan Sumber Daya Santri sukses menyelenggarakan Seminar Sumber Daya Santri Segmen 2 dengan tema “Mindset Entrepreneur dan Investor Era Baru” pada tanggal 23 Mei 2026 bertempat di Masjid Bustabul Hikmah. Kegiatan ini diikuti oleh santri, siswa kelas XII MA dan SMK Bustanul hikmah dan mahasiswa ekonomi syariah, dengan penuh antusias sebagai upaya membangun pola pikir kewirausahaan dan literasi investasi di era modern.Seminar ini menghadirkan pembahasan mengenai pentingnya membangun mental entrepreneur, kemampuan membaca peluang usaha, serta pemahaman investasi yang cerdas dan produktif di tengah perkembangan ekonomi digital. Peserta diberikan motivasi untuk menjadi generasi yang mandiri, inovatif, dan mampu memanfaatkan perkembangan teknologi sebagai peluang dalam dunia bisnis dan investasi.Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa generasi muda, khususnya santri dan mahasiswa, perlu memiliki pola pikir berkembang (growth mindset) agar mampu menghadapi tantangan ekonomi global yang semakin kompetitif. Selain itu, investasi tidak hanya dipahami sebagai aktivitas finansial semata, tetapi juga sebagai langkah strategis dalam membangun masa depan yang berkelanjutan dan bernilai manfaat.Kegiatan seminar berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta tampak aktif menggali informasi terkait strategi memulai usaha, pengelolaan keuangan, investasi halal, serta peluang bisnis digital yang relevan dengan perkembangan zaman.Panitia kegiatan menyampaikan bahwa seminar ini menjadi salah satu bentuk pembinaan sumber daya santri agar tidak hanya unggul dalam bidang keagamaan, tetapi juga memiliki kemampuan kewirausahaan, literasi finansial, dan kesiapan menghadapi perubahan ekonomi di era baru.Suasana kegiatan berlangsung penuh semangat dan inspiratif di lingkungan Masjid Bustabul Hikmah yang memberikan nuansa religius sekaligus edukatif bagi seluruh peserta. Melalui kegiatan ini diharapkan lahir generasi muda yang produktif, visioner, dan mampu mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam dunia bisnis dan investasi.

Cetak Pengusaha Muda Melek Teknologi, Mahasiswa Gelar Workshop Entrepreneurship 4.0 di Kangen Djadoel

kampus 2 Desember 2025

Cetak Pengusaha Muda Melek Teknologi, Mahasiswa Gelar Workshop Entrepreneurship 4.0 di Kangen Djadoel

Lamongan, 2 Desember 2025 – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, kemampuan beradaptasi menjadi kunci utama dalam dunia bisnis. Menyadari hal tersebut, sebuah gelaran edukatif bertajuk "Workshop Entrepreneurship 4.0: Pemanfaatan Teknologi Dalam Membangun Bisnis" sukses dilaksanakan pada Selasa, 2 Desember 2025.Bertempat di suasana asri Rumah Makan Waroeng Kangen Djadoel, Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan, kegiatan ini menghadirkan narasumber kompeten, Kevin Maulana, S.E., M.E., dosen dari STIES Babussalam Jombang. Acara dipandu oleh moderator Raja Miqdaad Kanz M.A., mahasiswa semester 5 prodi Ekonomi Syari’ah, yang memantik diskusi hangat antara pemateri dan peserta.Dalam pemaparannya, Kevin Maulana menekankan bahwa pengusaha muda saat ini tidak boleh lagi menutup mata terhadap teknologi. "Era 4.0 menuntut kita untuk mengintegrasikan teknologi ke dalam setiap lini bisnis, mulai dari pemasaran hingga operasional, agar mampu bersaing dan relevan dengan pasar," ujarnya di hadapan para peserta.Kegiatan yang dimulai pukul 13.30 WIB ini tidak hanya menyuguhkan materi padat, tetapi juga menawarkan manfaat nyata bagi mahasiswa, seperti E-Sertifikat SKPI (Surat Keterangan Pendamping Ijazah), relasi bisnis, serta akses ke grup entrepreneur eksklusif.Suasana workshop terasa cair namun tetap serius. Pemilihan lokasi di Kangen Djadoel memberikan nuansa yang berbeda, membuat interaksi antar peserta lebih leluasa. Acara ditutup dengan sesi foto bersama di depan bangunan Joglo yang ikonik, di mana seluruh peserta dan pemateri berpose kompak, menyimbolkan semangat satu tujuan untuk sukses berwirausaha.Diharapkan, pasca kegiatan ini akan lahir embrio-embrio bisnis baru dari kalangan mahasiswa yang tidak hanya kreatif, tetapi juga cakap memanfaatkan teknologi digital.

Mahasiswa INAMIS Pimpin Upacara Hari Santri 2025 dengan Khidmat dan Penuh Semangat

FTK 22 Oktober 2025

Mahasiswa INAMIS Pimpin Upacara Hari Santri 2025 dengan Khidmat dan Penuh Semangat

Lamongan, 22 Oktober 2025 — Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2025, mahasiswa INAMIS tampil memimpin jalannya upacara dengan penuh khidmat, disiplin, dan semangat kebangsaan. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 22 Oktober 2025, di halaman kampus/sekolah dan diikuti oleh seluruh civitas akademika dengan penuh antusias.Upacara Hari Santri tahun ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali peran santri dalam menjaga nilai-nilai keislaman, kebangsaan, serta semangat perjuangan dalam dunia pendidikan. Mahasiswa INAMIS yang dipercaya sebagai petugas upacara menunjukkan kesiapan dan tanggung jawab yang tinggi dalam menjalankan tugasnya, mulai dari pemimpin upacara, pembaca teks, hingga pengibar bendera.Pelaksanaan upacara berlangsung dengan tertib dan lancar. Suasana khidmat terasa sejak awal kegiatan, terlebih saat pembacaan ikrar santri dan amanat pembina upacara yang menekankan pentingnya semangat belajar, akhlak, serta kontribusi generasi muda dalam membangun bangsa.Dalam amanatnya, pembina upacara menyampaikan bahwa Hari Santri bukan sekadar peringatan seremonial, melainkan juga bentuk penghormatan atas perjuangan para ulama dan santri dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Oleh karena itu, generasi muda, khususnya mahasiswa, diharapkan mampu meneruskan perjuangan tersebut melalui ilmu, karakter, dan pengabdian kepada masyarakat.Keterlibatan mahasiswa INAMIS dalam memimpin upacara ini menjadi bukti nyata bahwa semangat kesantrian tetap hidup dan relevan di tengah perkembangan zaman. Mereka tidak hanya hadir sebagai peserta didik, tetapi juga sebagai teladan dalam kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepemimpinan.Peringatan Hari Santri 2025 ini diharapkan dapat memperkuat rasa cinta tanah air, menumbuhkan semangat persatuan, serta memotivasi seluruh mahasiswa untuk terus berprestasi dan menjaga nilai-nilai luhur pesantren dalam kehidupan sehari-hari.Dengan suksesnya pelaksanaan upacara ini, mahasiswa INAMIS telah menunjukkan dedikasi dan semangat luar biasa dalam menyemarakkan Hari Santri Nasional 2025.

Peningkatan Literasi Artificial Intelligence (AI) Mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah

kampus 7 Oktober 2025

Peningkatan Literasi Artificial Intelligence (AI) Mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah

Dalam menghadapi perkembangan teknologi digital di era revolusi industri dan transformasi ekonomi modern, Program Studi Ekonomi Syariah menyelenggarakan kegiatan Literasi Artificial Intelligence (AI) bagi mahasiswa sebagai bentuk penguatan kompetensi teknologi dan inovasi pembelajaran. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dalam bidang pendidikan, bisnis, riset, dan ekonomi syariah.Kegiatan literasi AI diikuti oleh mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah dengan antusias tinggi. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan dasar Artificial Intelligence, pemanfaatan teknologi AI dalam dunia akademik, etika penggunaan AI, hingga implementasi AI dalam pengembangan bisnis dan ekonomi syariah di era digital.Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa juga diberikan pelatihan praktik penggunaan berbagai platform AI untuk membantu proses pembelajaran, penyusunan karya ilmiah, analisis data, pengembangan ide bisnis, serta peningkatan kreativitas dan produktivitas akademik. Selain itu, mahasiswa diberikan pemahaman pentingnya penggunaan AI secara bijak, etis, dan bertanggung jawab sesuai dengan nilai-nilai Islam dan integritas akademik.Ketua Program Studi Ekonomi Syariah menyampaikan bahwa literasi AI menjadi kebutuhan penting bagi mahasiswa agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan dunia kerja yang semakin dinamis. Mahasiswa diharapkan tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkan AI secara produktif untuk mendukung inovasi, penelitian, dan pengembangan ekonomi syariah berbasis digital.Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Program Studi Ekonomi Syariah dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan berdaya saing di era digitalisasi. Dengan adanya literasi AI, mahasiswa diharapkan mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, serta siap menghadapi tantangan perkembangan industri dan teknologi masa depan.Melalui kegiatan ini, Program Studi Ekonomi Syariah berkomitmen untuk terus menghadirkan pembelajaran yang inovatif dan relevan dengan perkembangan zaman guna menciptakan lulusan yang profesional, berjiwa entrepreneur, serta mampu mengintegrasikan teknologi dengan nilai-nilai ekonomi syariah dan Ahlussunnah Wal Jamaah An-Nahdliyah.