Kembali ke Beranda
Program Magang Professional Internship Program (PIP): Mahasiswa Ekonomi Syariah Laksanakan Magang di BSI KCP Lamongan

berita 2 Juni 2026

Program Magang Professional Internship Program (PIP): Mahasiswa Ekonomi Syariah Laksanakan Magang di BSI KCP Lamongan

Program Studi Ekonomi Syariah menyelenggarakan magang berbasis Professional Internship Program (PIP) sebagai bagian dari implementasi pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) yang bertujuan meningkatkan kompetensi profesional mahasiswa di dunia kerja. Melalui program ini, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari di bangku kuliah dalam lingkungan kerja yang nyata, khususnya pada sektor perbankan syariah.Pada tahun 2026 ini, pelaksanaan PIP bekerja sama dengan Bank Syariah Indonesia KCP Lamongan sebagai mitra magang. Prosesi penyerahan mahasiswa magang dilaksanakan pada 2 Juni 2026, yang dihadiri oleh dosen pembimbing dan kaprodi perwakilan Program Studi Ekonomi Syariah, serta pihak manajemen BSI KCP Lamongan. Kegiatan ini menjadi awal dimulainya program magang sekaligus wujud sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri dalam menyiapkan lulusan yang kompeten dan siap kerja. Program PIP ini sesuai dengan profil lulusan prodi yaitu mejadi praktisi di Lembaga Keuangan.Selama satu bulan, mahasiswa akan mengikuti berbagai aktivitas operasional di lingkungan BSI KCP Lamongan di bawah bimbingan mentor dari pihak bank. Peserta magang memperoleh pengalaman langsung mengenai operasional perbankan syariah, pelayanan nasabah, administrasi pembiayaan, penghimpunan dana, pemasaran produk perbankan, serta penerapan prinsip-prinsip syariah dalam setiap aktivitas bisnis perbankan.Pihak BSI KCP Lamongan menyambut baik kehadiran mahasiswa magang dan berharap program ini dapat memberikan pengalaman kerja yang bermanfaat sekaligus memperkenalkan praktik operasional perbankan syariah kepada calon lulusan. Selain memperoleh pengalaman kerja, mahasiswa juga diharapkan mampu memahami budaya kerja profesional, meningkatkan integritas, serta mengembangkan kemampuan adaptasi terhadap dinamika industri jasa keuangan syariah.Melalui Professional Internship Program (PIP), Program Studi Ekonomi Syariah berkomitmen untuk terus memperluas kerja sama dengan berbagai institusi dan industri guna menghasilkan lulusan yang unggul, profesional, dan memiliki daya saing tinggi. Program ini diharapkan menjadi bekal berharga bagi mahasiswa dalam mempersiapkan diri memasuki dunia kerja sekaligus berkontribusi dalam pengembangan industri keuangan syariah di Indonesia.

Program Magang Entrepreneurship Based Internship (EBI) Mahasiswa Ekonomi Syariah Jalankan Bisnis Berbasis Akad Mudharabah

berita 20 Mei 2026

Program Magang Entrepreneurship Based Internship (EBI) Mahasiswa Ekonomi Syariah Jalankan Bisnis Berbasis Akad Mudharabah

Program Studi Ekonomi Syariah melaksanakan Program Magang Entrepreneurship Based Internship (EBI) sebagai bentuk implementasi pembelajaran berbasis kewirausahaan (Entrepreneurship Based Learning) yang bertujuan membentuk mahasiswa menjadi wirausahawan muda yang mandiri, inovatif, dan berintegritas sesuai dengan salah satu Profil Lulusan Prodi yaitu menjadi entrepreneurship. Berbeda dengan program magang pada umumnya, dalam EBI mahasiswa tidak ditempatkan di perusahaan, melainkan merancang, mengelola, dan menjalankan bisnisnya sendiri secara langsung.Program ini menggunakan skema pembiayaan berbasis akad mudharabah, di mana Program Studi melalui kampus bertindak sebagai shahibul maal (pemilik modal), sedangkan mahasiswa berperan sebagai mudharib (pengelola usaha). Skema tersebut memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam mengelola usaha sesuai dengan prinsip-prinsip ekonomi syariah, mulai dari perencanaan bisnis, pengelolaan modal, operasional usaha, hingga penyusunan laporan pertanggungjawaban.Prosesi penyerahan modal usaha kepada mahasiswa dilaksanakan pada 18 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya implementasi program sekaligus bentuk dukungan kampus terhadap pengembangan jiwa kewirausahaan mahasiswa. Penyerahan modal dilakukan secara simbolis oleh pimpinan program studi kepada para peserta, disertai penandatanganan akad mudharabah sebagai komitmen bersama dalam menjalankan usaha secara profesional, amanah, dan sesuai dengan prinsip syariah.Setelah menerima modal, mahasiswa melaksanakan kegiatan magang berbasis kewirausahaan selama satu bulan. Selama periode tersebut, peserta mengembangkan berbagai jenis usaha sesuai proposal bisnis yang telah disusun, seperti usaha kuliner yaitu minuman dan makanan kekinian mahasiswa selama magang didampingi oleh dosen pembimbing yang memberikan arahan, melakukan monitoring, serta mengevaluasi perkembangan usaha secara berkala.Selain menghasilkan pengalaman berwirausaha, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam bidang kepemimpinan, komunikasi, kerja sama tim, pengelolaan keuangan, dan penyelesaian masalah. Pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) ini menjadi bekal penting bagi lulusan untuk menghadapi dunia kerja maupun menciptakan lapangan pekerjaan secara mandiri.Melalui Program Entrepreneurship Based Internship (EBI), Program Studi Ekonomi Syariah menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki jiwa entrepreneur, mampu mengembangkan usaha yang berdaya saing, serta mengimplementasikan nilai-nilai ekonomi syariah dalam aktivitas bisnis. Program ini diharapkan menjadi salah satu langkah strategis dalam melahirkan wirausahawan muda yang inovatif, profesional, dan berkontribusi bagi pembangunan ekonomi masyarakat.

Kunjungan Prodi Ekonomi Syariah FEBI INAMIS Lamongan ke Universitas Airlangga: Perkuat Tata Kelola dan Perspektif Kampus Adaptif

berita 8 Mei 2026

Kunjungan Prodi Ekonomi Syariah FEBI INAMIS Lamongan ke Universitas Airlangga: Perkuat Tata Kelola dan Perspektif Kampus Adaptif

Surabaya — Dalam upaya membangun kampus yang terus bertumbuh dan adaptif terhadap perkembangan zaman, Program Studi Ekonomi Syariah FEBI INAMIS Lamongan melaksanakan kunjungan akademik ke Pusat Karir dan Keberlanjutan Alumni Universitas Airlangga Surabaya pada Jum’at, 08 Mei 2026.Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis dalam meningkatkan kualitas tata kelola perguruan tinggi, khususnya dalam penguatan layanan karir dan keberdampakan alumni. Dengan mengusung semangat “Membangun kampus yang bertumbuh dimulai dari keberanian untuk belajar, berdialog, dan membuka perspektif baru”, rombongan Prodi Ekonomi Syariah FEBI INAMIS Lamongan melakukan diskusi dan sharing insight bersama pihak Universitas Airlangga.Dalam kunjungan tersebut, peserta mendapatkan berbagai wawasan terkait pengelolaan pusat karir, strategi pelacakan alumni (tracer study), hingga model penguatan jejaring alumni yang berkontribusi terhadap pengembangan institusi. Selain itu, diskusi juga menyoroti pentingnya sinergi antara dunia akademik dan kebutuhan industri guna menciptakan lulusan yang kompeten dan relevan.Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan perspektif baru bagi Prodi Ekonomi Syariah FEBI INAMIS Lamongan dalam mengembangkan sistem yang lebih adaptif, inovatif, serta berdampak nyata bagi mahasiswa dan alumni. Melalui kunjungan ini, terbangun komitmen untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan di era yang penuh dinamika.Dengan semangat kolaborasi dan pembelajaran berkelanjutan, Prodi Ekonomi Syariah FEBI INAMIS Lamongan optimis dapat menghadirkan inovasi yang memperkuat posisi institusi dalam mencetak lulusan unggul dan berdaya saing

Perencanaan Kerja Sama (MoU) INAMIS dan BSI untuk Program Magang Mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah

berita 28 April 2026

Perencanaan Kerja Sama (MoU) INAMIS dan BSI untuk Program Magang Mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah

Dalam rangka memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) INAMIS melakukan langkah strategis melalui perencanaan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) sebagai mitra pelaksanaan program magang bagi mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah.Kegiatan yang dilaksanakan pada 28 April 2026 tersebut diwakili oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) INAMIS bersama Ketua Program Studi Ekonomi Syariah sebagai perantara sekaligus representasi institusi dalam menjalin komunikasi dan membangun kerja sama dengan pihak BSI. Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam menyusun kesepahaman antara kedua institusi guna mendukung pelaksanaan program magang mahasiswa yang berorientasi pada peningkatan kompetensi profesional.Dalam agenda pertemuan, kedua belah pihak membahas berbagai aspek penting yang akan menjadi dasar penyusunan MoU, di antaranya mekanisme pelaksanaan magang, kriteria peserta, sistem pembimbingan, capaian kompetensi, serta peluang pengembangan kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.Pertemuan berlangsung dalam suasana yang hangat dan konstruktif. Kedua belah pihak menunjukkan komitmen untuk membangun kerja sama yang saling menguntungkan dan berkelanjutan, sehingga dapat memberikan manfaat nyata bagi pengembangan kualitas pendidikan serta peningkatan kompetensi mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah.

Seminar Sumber Daya Santri Segmen 2: “Mindset Entrepreneur dan Investor Era Baru”

kampus 23 Mei 2026

Seminar Sumber Daya Santri Segmen 2: “Mindset Entrepreneur dan Investor Era Baru”

Program Studi Ekonomi Syariah bersama panitia kegiatan Sumber Daya Santri sukses menyelenggarakan Seminar Sumber Daya Santri Segmen 2 dengan tema “Mindset Entrepreneur dan Investor Era Baru” pada tanggal 23 Mei 2026 bertempat di Masjid Bustabul Hikmah. Kegiatan ini diikuti oleh santri, siswa kelas XII MA dan SMK Bustanul hikmah dan mahasiswa ekonomi syariah, dengan penuh antusias sebagai upaya membangun pola pikir kewirausahaan dan literasi investasi di era modern.Seminar ini menghadirkan pembahasan mengenai pentingnya membangun mental entrepreneur, kemampuan membaca peluang usaha, serta pemahaman investasi yang cerdas dan produktif di tengah perkembangan ekonomi digital. Peserta diberikan motivasi untuk menjadi generasi yang mandiri, inovatif, dan mampu memanfaatkan perkembangan teknologi sebagai peluang dalam dunia bisnis dan investasi.Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa generasi muda, khususnya santri dan mahasiswa, perlu memiliki pola pikir berkembang (growth mindset) agar mampu menghadapi tantangan ekonomi global yang semakin kompetitif. Selain itu, investasi tidak hanya dipahami sebagai aktivitas finansial semata, tetapi juga sebagai langkah strategis dalam membangun masa depan yang berkelanjutan dan bernilai manfaat.Kegiatan seminar berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta tampak aktif menggali informasi terkait strategi memulai usaha, pengelolaan keuangan, investasi halal, serta peluang bisnis digital yang relevan dengan perkembangan zaman.Panitia kegiatan menyampaikan bahwa seminar ini menjadi salah satu bentuk pembinaan sumber daya santri agar tidak hanya unggul dalam bidang keagamaan, tetapi juga memiliki kemampuan kewirausahaan, literasi finansial, dan kesiapan menghadapi perubahan ekonomi di era baru.Suasana kegiatan berlangsung penuh semangat dan inspiratif di lingkungan Masjid Bustabul Hikmah yang memberikan nuansa religius sekaligus edukatif bagi seluruh peserta. Melalui kegiatan ini diharapkan lahir generasi muda yang produktif, visioner, dan mampu mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam dunia bisnis dan investasi.

Cetak Pengusaha Muda Melek Teknologi, Mahasiswa Gelar Workshop Entrepreneurship 4.0 di Kangen Djadoel

kampus 2 Desember 2025

Cetak Pengusaha Muda Melek Teknologi, Mahasiswa Gelar Workshop Entrepreneurship 4.0 di Kangen Djadoel

Lamongan, 2 Desember 2025 – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, kemampuan beradaptasi menjadi kunci utama dalam dunia bisnis. Menyadari hal tersebut, sebuah gelaran edukatif bertajuk "Workshop Entrepreneurship 4.0: Pemanfaatan Teknologi Dalam Membangun Bisnis" sukses dilaksanakan pada Selasa, 2 Desember 2025.Bertempat di suasana asri Rumah Makan Waroeng Kangen Djadoel, Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan, kegiatan ini menghadirkan narasumber kompeten, Kevin Maulana, S.E., M.E., dosen dari STIES Babussalam Jombang. Acara dipandu oleh moderator Raja Miqdaad Kanz M.A., mahasiswa semester 5 prodi Ekonomi Syari’ah, yang memantik diskusi hangat antara pemateri dan peserta.Dalam pemaparannya, Kevin Maulana menekankan bahwa pengusaha muda saat ini tidak boleh lagi menutup mata terhadap teknologi. "Era 4.0 menuntut kita untuk mengintegrasikan teknologi ke dalam setiap lini bisnis, mulai dari pemasaran hingga operasional, agar mampu bersaing dan relevan dengan pasar," ujarnya di hadapan para peserta.Kegiatan yang dimulai pukul 13.30 WIB ini tidak hanya menyuguhkan materi padat, tetapi juga menawarkan manfaat nyata bagi mahasiswa, seperti E-Sertifikat SKPI (Surat Keterangan Pendamping Ijazah), relasi bisnis, serta akses ke grup entrepreneur eksklusif.Suasana workshop terasa cair namun tetap serius. Pemilihan lokasi di Kangen Djadoel memberikan nuansa yang berbeda, membuat interaksi antar peserta lebih leluasa. Acara ditutup dengan sesi foto bersama di depan bangunan Joglo yang ikonik, di mana seluruh peserta dan pemateri berpose kompak, menyimbolkan semangat satu tujuan untuk sukses berwirausaha.Diharapkan, pasca kegiatan ini akan lahir embrio-embrio bisnis baru dari kalangan mahasiswa yang tidak hanya kreatif, tetapi juga cakap memanfaatkan teknologi digital.

Mahasiswa INAMIS Pimpin Upacara Hari Santri 2025 dengan Khidmat dan Penuh Semangat

FTK 22 Oktober 2025

Mahasiswa INAMIS Pimpin Upacara Hari Santri 2025 dengan Khidmat dan Penuh Semangat

Lamongan, 22 Oktober 2025 — Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2025, mahasiswa INAMIS tampil memimpin jalannya upacara dengan penuh khidmat, disiplin, dan semangat kebangsaan. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 22 Oktober 2025, di halaman kampus/sekolah dan diikuti oleh seluruh civitas akademika dengan penuh antusias.Upacara Hari Santri tahun ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali peran santri dalam menjaga nilai-nilai keislaman, kebangsaan, serta semangat perjuangan dalam dunia pendidikan. Mahasiswa INAMIS yang dipercaya sebagai petugas upacara menunjukkan kesiapan dan tanggung jawab yang tinggi dalam menjalankan tugasnya, mulai dari pemimpin upacara, pembaca teks, hingga pengibar bendera.Pelaksanaan upacara berlangsung dengan tertib dan lancar. Suasana khidmat terasa sejak awal kegiatan, terlebih saat pembacaan ikrar santri dan amanat pembina upacara yang menekankan pentingnya semangat belajar, akhlak, serta kontribusi generasi muda dalam membangun bangsa.Dalam amanatnya, pembina upacara menyampaikan bahwa Hari Santri bukan sekadar peringatan seremonial, melainkan juga bentuk penghormatan atas perjuangan para ulama dan santri dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Oleh karena itu, generasi muda, khususnya mahasiswa, diharapkan mampu meneruskan perjuangan tersebut melalui ilmu, karakter, dan pengabdian kepada masyarakat.Keterlibatan mahasiswa INAMIS dalam memimpin upacara ini menjadi bukti nyata bahwa semangat kesantrian tetap hidup dan relevan di tengah perkembangan zaman. Mereka tidak hanya hadir sebagai peserta didik, tetapi juga sebagai teladan dalam kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepemimpinan.Peringatan Hari Santri 2025 ini diharapkan dapat memperkuat rasa cinta tanah air, menumbuhkan semangat persatuan, serta memotivasi seluruh mahasiswa untuk terus berprestasi dan menjaga nilai-nilai luhur pesantren dalam kehidupan sehari-hari.Dengan suksesnya pelaksanaan upacara ini, mahasiswa INAMIS telah menunjukkan dedikasi dan semangat luar biasa dalam menyemarakkan Hari Santri Nasional 2025.

Peningkatan Literasi Artificial Intelligence (AI) Mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah

kampus 7 Oktober 2025

Peningkatan Literasi Artificial Intelligence (AI) Mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah

Dalam menghadapi perkembangan teknologi digital di era revolusi industri dan transformasi ekonomi modern, Program Studi Ekonomi Syariah menyelenggarakan kegiatan Literasi Artificial Intelligence (AI) bagi mahasiswa sebagai bentuk penguatan kompetensi teknologi dan inovasi pembelajaran. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dalam bidang pendidikan, bisnis, riset, dan ekonomi syariah.Kegiatan literasi AI diikuti oleh mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah dengan antusias tinggi. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan dasar Artificial Intelligence, pemanfaatan teknologi AI dalam dunia akademik, etika penggunaan AI, hingga implementasi AI dalam pengembangan bisnis dan ekonomi syariah di era digital.Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa juga diberikan pelatihan praktik penggunaan berbagai platform AI untuk membantu proses pembelajaran, penyusunan karya ilmiah, analisis data, pengembangan ide bisnis, serta peningkatan kreativitas dan produktivitas akademik. Selain itu, mahasiswa diberikan pemahaman pentingnya penggunaan AI secara bijak, etis, dan bertanggung jawab sesuai dengan nilai-nilai Islam dan integritas akademik.Ketua Program Studi Ekonomi Syariah menyampaikan bahwa literasi AI menjadi kebutuhan penting bagi mahasiswa agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan dunia kerja yang semakin dinamis. Mahasiswa diharapkan tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkan AI secara produktif untuk mendukung inovasi, penelitian, dan pengembangan ekonomi syariah berbasis digital.Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Program Studi Ekonomi Syariah dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan berdaya saing di era digitalisasi. Dengan adanya literasi AI, mahasiswa diharapkan mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, serta siap menghadapi tantangan perkembangan industri dan teknologi masa depan.Melalui kegiatan ini, Program Studi Ekonomi Syariah berkomitmen untuk terus menghadirkan pembelajaran yang inovatif dan relevan dengan perkembangan zaman guna menciptakan lulusan yang profesional, berjiwa entrepreneur, serta mampu mengintegrasikan teknologi dengan nilai-nilai ekonomi syariah dan Ahlussunnah Wal Jamaah An-Nahdliyah.